Revolusi Pemikiran Konsep Masjid

Dari Salman Azis Alsyafdi, S.Kom

Assalamualaikum wr. wb.

Hari idul fitri kali ini telah menjadi hari idul fitri paling spektakuler dalam hidupku… Pada hari itu aku mendengar perkataan seorang manusia, yang dengan perkataanya itu aku merasa masa depan akan sangat indah dan menarik bagi Indonesia.

Dia seorang pengkhotbah idul fitri, semoga Allah memberkati pria yang tak ku kenal namanya itu.

Dia memaparkan sebuah konsep baru memakmurkan masjid, sebuah konsep yang sangat konkret, sangat rasional, dan sangat mengena…

Dia mengatakan masjid saat ini semakin sepi dari jamaah dikarenakan masjid tidak dapat menjawab dilema, permasalahan, dan memberikan bantuan kongkret kepada masyarakat disekitarnya…

Jika orang mempunyai masalah masih jarang orang yang lari ke masjid untuk mencari penyelesaian…

Konsep masjid yang seolah-olah menyatakan bahwa masjid hanya tempat untuk sholat, doa, memberi sedekah, mendengar ceramah harus kita upgrade …

Seharusnya sebuah masjid menjadi pusat peradaban bagi masyarakat di sekitarnya, yang memberikan manfaat langsung baik dunia maupun akhirat.

Berdasarkan ilmu yang saya peroleh dari guru besar yang tak saya ketahui namanya itu saya merangkum berapa langkah yang saya mulai dari sekarang

9 Langkah Perubahan

  1. Pengajaran keterampilan-keterampilan yang bisa digunakan oleh mereka yang tidak punya penghasilan untuk membuka bisnis mereka sendiri. Misalkan bengkel, servis computer, pedagang kaki lima.
  2. Pengajaran konsep-konsep berbisnis yang mutakhir sehingga seorang yang bermula dari seorang pedagang kaki lima, semakin terampil hingga dia bisa buka toko sendiri dan bahkan me-franchisekan usahanya.
  3. Pembangunan unit-unit bisnis masjid yang bertindak sebagai pensuplai dana abadi yang terus berkembang yang dimiliki oleh Islam. Misalkan pembuatan usaha pencucian motor di wilayah masjid, koperasi, laundry, dsbnya.
  4. Mengajak pengurus masjid untuk menyisihkan dana masjid selain untuk pembangunan fisik masjid, yaitu pembangunan manusia-manusia, unit bisnis masjid dsbnya.
  5. Membangkitkan perekonomian syariah islam melalui masjid, dimana masjid menjadi perantara bagi investor dan pebisnis (binaan masjid) agar mereka dapat saling bekerjasama secara mudhorobah dan semakin meningkatkan kemampuan bisnis tiap pebisnis.
  6. Dalam proses pembangunan kemampuan dunia masyarakat kita akan mendorong secara tidak langsung mereka untuk turut kuat dalam keimanan mereka. Misalkan : Pelatihan dilakukan pada pukul 17:00 – 20:00 sehingga mereka secara tidak langsung akan sholat jamaah magrib dan isya bersama kita sekaligus mendengarkan ceramah setiap hari. Diharapkan dari ini kita mengubah manusia yang tak mempunyai masa depan menjadi manusia yang tangguh, jujur, punya jiwa social, dan inovatif.
  7. Mengaktifkan proses mentoring bisnis dari mereka yang sudah berhasil.
  8. Untuk mendukung proses pengajaran maka diperlukan internet gratis di tiap masjid.
  9. Pemberian solusi-solusi ceramah yang bersifat psikologis agar masyarakat dapat mengetahui jawaban terhadap permasalahan dengan keluarga, teman, kerja dsbnya

Jika kita memberi uang lebaran pada rakyat miskin maka kita mungkin hanya akan menghidupinya selama beberapa hari, tetapi jika kita memberikan dia pancing maka esok hari insya allah dia takkan meminta lagi….

Bukankah indah jika sebuah masjid dapat menghidupi ribuan keluarga disekitarnya, mengurangi kemiskinan sekaligus mempunyai penghasilan untuk mendukung dakwah.

Dari masyarakat binaan masjid yang mempunyai bisnis sendiri mereka sendiri akan menyerap bahkan lebih banyak lagi tenaga. Lebih banyak lagi keluarga yang tidak mampu akan bisa makan dengan kenyang, Sekaligus mereka akan lebih dekat dengan Allah.

Bukankah indah jika masjid kembali menjadi tempat yang dirindukan…

Sebagai modal aku akan mengunakan ilmu yang telah diberikan bank mandiri dalam hal pembangunan bisnis untuk diberikan kepada mereka yang tak mampu.

Dan aku membuat ini pada dasarnya bukan untuk mengajak orang setuju atau tidak setuju. Aku hanya ingin mengatakan langkah ini kepada dunia agar aku tahu bahwa aku telah berjanji pada dunia akan hal ini dan agar aku tak mundur selangkah pun darinya…

Pada akhirnya jika dirimu punya pendapat yang sama maka mari kita pikirkan langkah-langkah kongkret yang dapat kita lakukan saat ini juga, mumpung nafas masih di dada, alangkah indahnya jika kita menjadi bagian dari sebuah perubahan jaman.

I know my soul has sins. And sins I shalt repay. I shalt repay for the seducement this world I have surrendered to…

Iklan

Surat Pembaca : Dari Pegawai Menjadi Pengusaha ??

Assalamu’alaykum wr. wb

Perkenalkan, saya nur..terus terang saya merasa tercerahkan setelah membaca tulisan anda di blog tentang kenapa berbisnis dengan berbagai turunan alasannya. Hmm…saya jadi resah, resah ingin berwirausaha, capek jadi staf (huehehe..)  ilmu beginian sudah saya dapetin sejak tingkat 2 dulu tapi mengendap begitu ajah.

begini, dulu saya pernah di tingkat 2 (sekarang sudah lulus alhamdulillah) kecil2an jualan kue, tapi cuma berjalan beberapa bulan itupun jalannya menjelang lebaran ajah, ya untungnya puluhan ribu ajah..selang beberapa waktu saya kembali disibukkan dengan aktivitas kuliah, organisasi, dll.

Saya ingin memulai bisnis  tapi bagaimana?
sekarang saya punya modal sekitar 3 jutaan dan (akan memiliki) sebuah motor, dengan kondisi saya bekerja full time, kira2 bisnis apa yang cocok? saya sempat terfikir untuk ikutan franchise (bener gak yah tulisannya..), modal yang dibutuhin kira2 berapa ya untuk franchise? saya juga punya ide untuk mendirikan tk/playgroup sama teman kuliah, gimana saran anda?

Oh ya, sekarang saya bekerja di lingkungan kampus,, kira2 bisnis apa yang cocok? jadi bingung nigh.. terima kasih sebelumnya…

Wassalamu’alaykum wr.wb

Assalamualaikum Nur saya sangat senang anda sudah mau berpikir untuk menjadi seorang pengusaha…  Sekarang  langkah berikutnya adalah untuk bergerak. Dengan pergerakan yang realistis dengan dana dan kondisi anda…

Fakta yang kamu kumpulkan adalah :

Modal : 3 juta

Lokasi Kerja : Lingkungan Kampus

Latar Ilmu bisnis : Pernah berusaha sebelumnya

Oke dengan fakta ini saya menyarankan saudara untuk tidak memasuki bidang franchise, kenapa ? Karena rata-rata franchise membutuhkan modal minimal Rp 30 juta tetapi juga tidak begitu menjamin adanya keuntungan karena dari data yang pernah saya dengar franchise lokal tingkat kegagalannya sekitar 40% dan franchise asing yang walaupun tingkat kegagalannya kurang dari 10% tetapi modal minimal terlalu besar yaitu sekitar 300-500 juta

Jadi apa ya usaha yang bagus untuk saudara ??

Saya menyarankan masuki usaha laundry :

Mengapa ??

1. Cocok dengan modal anda karena modal yang diperlukan sedikit cuma biaya awal tempat, biaya awal untuk gaji pegawai, motor untuk mengantarkan cucian, dan peralatan dan perlengkapan mencuci.

2. Mahasiswa rata-rata mencuci pakaian mereka di laundry, apalagi yang menengah ke atas.

Strategi Marketing ??

1. Datangin mahasiswa di tempat kos2annya satu-satu, lalu tawarkan paket mencuci atau harga misalkan cuci 1 bulan 60.000 dsbnya…

2. Cari tempat untuk pengambilan laundry yang strategis…

Oke gitu aja, kalo ada yang mau konsultasi dengan saya silakan hubungi email : salmanazis@yahoo.com

By : Salman Azis Alsyafdi